• 0812-8628-3895
  • 08@gmail.com

Category ArchiveTechnology

teknologi I-VTEC

Mengupas Teknologi I-VTEC di Mobil Honda

Teknologi I-VTEC di Mobil Honda

Kebanyakan dari kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Vtec dan i-vtec yang di terapkan sebagian besar mobil keluaran honda. Sekitar tahun 90an honda sudah mengenalkan teknologi i-vtec ini di Indonesia, diantaranya melalui sedan kelas medum seperti Civic Genio dan Accord Cielo.

Salah satu cara yang di tempuh Honda sehingga sekarang sukses menjadi salah satu pabrikan besar yang di favoritkan masyarakat, sebagian sebabnya adalah dengan diterapkannya teknologi iVtec ini pada mobil-mobil buatannya. Meski harga jual mobilnya terkadang lebih tinggi dari saingannya, tetap saja menjadi pilihan, sebab terdapat beberapa kelebihan yang di miliki kendaraannya.

Sebutan I-VTEC Honda, yang berarti Intelligent Variable Valve Timing and lift Electronic Control. Bagi yang belum mengenal teknologi ini berikut penjelasannya.

teknologi-i-vtec-honda

SISTEM KERJA I-VTEC

iVtec adalah sebuah teknologi yang di terapkan pada mesin yang sudah menganut sistim injeksi, yang fungsi utamanya adalah mengatur bukaan katup pada jeroan mesin agar bekerja sesuai dengan keperluannya, artinya di saat mobil memerlukan akselerasi cepat dengan putaran mesin (Rpm) sekitar 4000 hingga 5.000 keatas.

maka bukaan katup akan semakin besar demi menyediakan performa yang maksimal, sebaliknya di saat melaju pelan seperti di saat lalu lintas padat, bukaan katup pun akan membuka dengan seperlunya.

Itu semua menjadikan tenaga tidak terbuang percuma, karena semua sudah di atur secara computerized. Dan efek yang dihasilkan tentunya pemakaian bahan bakar yang semakin efisien tanpa mengorbankan performa, maka tidak heran mobil-mobil keluaran honda bisa bertenaga hebat dengan konsumsi bbm yang irit.

Kini iVtec telah di terapkan pada sebagian besar mobil Honda yang beredar di Indonesia, mulai dari kelas City car andalan yaitu Honda Jazz, hingga mobil kelas premium semacam Accord dan Odyssey. Meski kapasitas mesin rata-rata sebanding dengan rival pabrikan mobil lainnya, namun performa serta efesiensi honda bisa lebih unggul.

Promo Honda Jakarta 2018: klik here

Artikel lainnya:  Remote control mobil tak berfungsi begini cara mematikan alarmnya

mobil listrik

Perlu Persiapkan Infrastruktur untuk Mobil Listrik

Perlu Persiapkan Infrastruktur untuk Mobil Listrik

Kunci utama untuk penggunaan mobil listrik adalah harus tersedia terlebih dahulu fasilitas pendukung, seperti stasiun pengisian daya. Seperti di Jepang, sebelum mengaplikasikan penggunaan mobil listrik mereka mempersiapkan fasilitas pendukung terlebih dahulu.

Pemerintah sedang merancang proteksi berupa insentif bagi perusahaan dalam negeri yang terlibat dalam proyek mobil ramah lingkungan, termasuk mobil lstrik, supaya realisasinya lebih cepat. Nantinya ada beberapa teknologi mobil ramah lingkungan yang akan mendapatkan insentif, seperti mobil listrik, mobil hybrid, mobil tenaga surya, dan lain-lain, yang dipayungi low carbon emission program (LCEP).

Pemerintah melibatkan sejumlah instansi dan perguruan tinggi serta memberikan insentif untuk merealisasikan produksi mobil listrik nasional. Target produksi mbil listrik itu sendiri terdiri dari tiga jenis kendaraan, yakni angkutan umum atau bus, angkutan barang, dan city car atau mobil perkotaan. Dan produksi mobil elektrik diutamakan berupa city car, bus belum bisa diproduksi massal karena kendala pada sistem baterai yang masih terbatas. Selain itu produsen juga harus siap purnajual dan persyaratan lainnya.

Mengenai infrastruktur stasiun pengisian daya, PLN menyatakan kesanggupan untuk membangun infrastruktur dan menyediakan pasokan listrik untuk mobil lstrik. Dimana PLN sudah berpengalaman menyediakan fasilitas kelistrikan untuk transportasi massal kereta listrik. Yang menjadi isu utama permasalahan adalah adanya dua standarisasi alat pengisi daya yaitu Jepang dan Eropa. Standar ini yang akan dipakai untuk menentukan mobil di Indonesia.

Pembangunan SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum) tidak memakan waktu dan biaya yang besar. Dibandingkan dengan SPBU yang membutuhkan dana Rp 3 miliar, membangun SPLU tidak sampai satu persen dari biaya SPBU. Juga kalau membangun SPBU membutuhkan waktu dua tahun, sedang SPLU seminggu bisa selesai. (Gaikindo)

Artikel lainnya: Industri Otomotif Nasional Mendapat Tambahan Pasokan Baja